10 Seni Beladiri Paling Mematikan Di Dunia

Seni Beladiri

Seni Beladiri Mister yakin kebanyakan dari kamu pasti masih termasuk kategori anak muda yang aktif dan berenergi, kan? Selain ikut kegiatan organisasi di sekolah/kampus, kursus matematika, sampai les harpa dan berkuda (halah), belajar beladiri juga gak kalah penting, lho. Bukan cuma bisa buat nyalurin energi dan jadi olahraga, kamu juga bisa jaga diri kalau ikut martial arts. Tapi hati-hati, ya. Meskipun punya manfaat yang banyak banget, beladiri berikut ini harus dipelajari dengan bijak atau sekalian aja dihindari. Kenapa? Soalnya, semuanya termasuk jenis beladiri paling mematikan di dunia!

1. Lerdrit

Lupain Muay Thai yang sekarang populer dijadikan olahraga mengencangkan lengan dan paha yang bergelambir. Yuk, kenalan sama Lerdrit, beladirinya pasukan elit Kerajaan Thailand! Sebenernya, gaya bertarung Lerdrit mirip sama Muay Thai tapi lebih berkelas. Semua orang yang belajar beladiri ini diajarin buat nyerang mendadak tanpa peringatan. Apa saja jurusnya? Banyak! mulai dari tendangan ke arah tenggorokan sampai nyodok pelipis dengan siku. Beuh, tajem banget kayak mulut tetangga! Semua serangan mengandalkan bagian badan yang keras kayak lutut, telapak tangan, tulang kering, dan siku. Pokoknya, beladiri ini khusus dirancang buat situasi antara hidup dan mati alias buat ngebunuh lawan. Titik.

2. Krav Maga

Berhubung orang Israel udah akrab banget sama konflik sejak awal peradaban, gak heran mereka ngembangin seni beladiri ini. Efektif sekaligus super berbahaya, Krav Maga udah jelas gak bisa dijadiin cabang olahraga karena gerakannya gak ada yang mikirin keselamatan lawan. Pasukan perang Israel awalnya menciptakan Krav Maga dengan tujuan mengakhiri hidup lawan berantem mereka secepat dan seefisien mungkin. Mau tau apa slogan mereka? “Sakiti lawanmu separah mungkin, lalu pergi.” Ngeri, gak, tuh?

3. Dambe

Konon, Dambe berakar dari tradisi kuno bangsa Mesir yang suka tinju. Seni beladiri yang dikembangin sama suku Hausa di Afrika Barat ini tersebar dari desa ke desa melalui upacara pertarungan dan duel spontan. Jadi, dulu suku Hausa yang kebanyakan berprofesi sebagai tukang daging ini ngembangin teknik bertarung yang didominasi gerakan tinju. Sebelum bertarung, tangan mereka dibungkus tali dan kaki dominan mereka juga dibungkus rantai tajem. Udah jelas, kan, kalau mereka gak mau mukul dan nendang orang dengan biasa-biasa aja? Pokoknya, darah harus muncrat ke mana-mana! Satu lagi fakta menarik para petarung Dambe: mereka biasanya suka ngelakuin ritual ngisep mariyuana sebelum bertanding.

4. Bokator

Lagi-lagi dari Asia Tenggara, tepatnya dari Kamboja, sekarang kita bahas salah satu beladiri paling mematikan di dunia yang bernama Bokator. Sejak jaman pasukan Angkor menguasai medan perang di daerah Indocina lebih dari 1.700 tahun lalu, Bokator yang berarti “Menghajar singa” jadi keahlian yang wajib dimiliki prajurit Angkor. Kenapa dinamakan Bokator? Konon, nama ini berasal dari legenda kuno tentang seorang prajurit yang berhasil membunuh singa hanya dengan SATU kali serangan lutut. Mirip-mirip beladiri Asia lainnya, 10.000 jurus Bokator juga banyak mencontoh gerakan hewan, misalnya elang, bangau, kuda, ular, singa, dan buaya darat. Semuanya didominasi serangan dengan siku dan lutut, jurus kunci, bantingan, dan masih banyak lagi.

5. Eskrima

Di negara asalnya, Filipina, Eskrima jadi olahraga nasional yang dipelajari banyak orang. Beladiri ini didominasi gaya bertarung dengan senjata, misalnya aja pakai tongkat, pisau, pedang, dan senjata hasil modifikasi lainnya. Berhubung jurus-jurusnya bisa bikin nyawa orang melayang, dulu tentara Spanyol melarang keras rakyat Filipina ngelakuin dan menyebarluaskan beladiri ini. Untungnya, Eskrima masih tetap bertahan sampai sekarang karena orang Filipina menyamarkan gerakan-gerakannya jadi mirip tarian. Wah, kayak Capoeira juga, ya.

6. Bakom

Lahir di tengah kemiskinan di Lima, Peru, Bakom sama kayak kondisi kehidupan di sana brutal! Gak cuma bertujuan melemahkan atau ngebunuh lawan, Seni Beladiri Bakom juga ngajarin tipuan dan taktik gak terpuji lainnya, yaitu menyerang secara sembunyi-sembunyi dengan senjata. Bakom diciptain sama mantan Angkatan Laut sekaligus narapidana, Robert Puch Bezada, yang ngegabungin banyak elemen Jiu Jitsu dan gaya berantem jalanan khas Vale Tudo. Apa itu Vale Tudo? Sabar, nanti Mister jelasin, ya. Balik lagi ke Bakom, jurus beladiri paling mematikan ini gak jauh-jauh dari mengunci sekaligus mematahkan lengan, gerakan mencekik, sampai serangan ke organ-organ vital. Gak ada ampun, deh!

7. Vale Tudo

Nah, sekarang waktunya ngomongin Seni Beladiri Vale Tudo. Meskipun gak sepopuler Capoeira dan Brazilian Jiu Jitsu, Vale Tudo justru lebih sadis daripada mereka. Gimana gak kejam? Arti namanya aja “Apa pun bisa dilakukan.” Jadi, kalau lagi bertarung pakai gaya Vale Tudo, apapun sah-sah aja kamu lakuin, tanpa aturan. Pertarungan Vale Tudo biasanya brutal dan sering masuk berita, jadi pantes aja kalau pertandingannya harus diadakan secara sembunyi-sembunyi supaya gak perlu berurusan sama polisi.

8. Rough and Tumble

Beladiri dengan gaya asal-asalan tapi mematikan ini diciptakan abad ke-18 di bagian selatan Amerika Serikat. Gak perlu ada kuda-kuda segala, karena kalau mau melumpuhkan lawan, jurus terkenal mereka adalah mencolok mata! Coba pikirin, mana ada beladiri legal yang ngebolehin serangan macam begini?

Masih kurang tega? Para petarung Seni Beladiri Rough and Tumble juga dibolehin mengasah gigi mereka supaya bisa setajam silet. Dengan begini, mereka bebas gigit telinga, hidung, bibir, dan jari lawan mereka sampai putus. Gak cuma itu! Berhubung serangan ke organ genital dianggap sah, banyak petarung bela diri ini kehilangan kemampuan reproduksinya.

9. System

Ini dia Seni Beladiri sadis ciptaannya orang Rusia! Mematikan, sih, udah pasti, tapi Systema juga patut dibilang pinter. Kenapa? Karena beladiri ini fokus ngendaliin bagian-bagian tubuh yang penting, mulai dari siku, leher, pinggul, pergelangan kaki, sampai pundak dengan cara menekan dan memukul. Orang-orang yang ingin menguasai Systema harus belajar soal kelemahan tubuh manusia, supaya mereka bisa memanipulasi lawan sesuka hati. Kerennya lagi, Systema bukan cuma buat duel satu lawan satu. Kita bisa ngelumpuhin enam orang bersenjata yang menyerang dari segala arah sekaligus.

10. Kalari Payattu

Seni Beladiri Asli dari Kerala, India, konon Kalari Payattu adalah beladiri paling mematikan sekaligus tertua di dunia yang jadi moyang beladiri lainnya. Katanya, sih, jurus-jurusnya diciptain sama reinkarnasi dewa Wisnu langsung! Mau bertarung dengan tangan kosong atau pakai senjata, Kalari Payattu punya banyak variasi jurus. Salah satu yang paling terkenal adalah Marma Arti (memukul titik-titik vital) yang secara instan bisa melumpuhkan, atau bahkan ngebunuh lawan. Padahal yang dipukul cuma satu dari 108 titik syaraf yang ada di badan manusia, lho. Bayangin, cuma satu!